TIGA PILAR ANALISIS TEKNIKAL

Tiga Pilar Analisis Teknikal

 

Dulu ketika saya pertama belajar analisis teknikal, teknik adalah yang nomer satu. Ternyata setelah saya mempelajarinya lebih dalam, skill saja tidak cukup. Ada dua aspek lain yang tidak kalah penting dalam analisis teknikal, yakni money management dan disiplin. Keduanya terdengar sepelan kan?? Namun jika kita tidak menerapkan kedua hal ini dengan baik, bisa hancur lebur nantinya.
Ok, mari kita bahas dulu yang pertama. Money management atau kita sebut saja memajemen portofolio dari modal anda. Kenapa penting?? Simpel saja jawabannya, karena tidak ada analisis yang sempurna. Yang namanya investasi atau trading pasti memiliki resiko. Nah sekarang resiko itu yang harus kita manajemen supaya tidak bangkrut. Jangan sampai karena sudah yakin akan suatu sinyal dalam chart, anda pinjam duit sana sini buat beli suatu saham. Jangan sampai juga menggandaikan mobil, rumah, bahkan sampai anjing anda hanya untuk membeli suatu saham atau sekuritas tertentu karena yakin harganya akan naik. Mungkin anda berpikir bahwa hal ini adalah hal yang bodoh, namun tunggu saja sampai anda trading beneran. Perasaan serakah anda akan mucul dengan sendirinya. Selalu berdiskusilah dengan orang lain sebelum bertrading, agar anda juga tidak hilang kendali.
Beberapa tips dalam money management :
  1. Tradingkan saham yang berlainan sektor industri. Misalnya saja, setengah dana anda untuk sektor perbankan sisanya untuk sektor pertambangan. Sebisa mungkin jangan sektor yang sama.
  2. Jangan memiliki posisi trading di banyak saham tertentu. Jika anda seorang trader, jadilah trader yang fokus. Hanya beberapa saham tertentu saja yang memang anda kuasai dengan baik. Jika terlalu banyak anda akan bingung jika sudah tiba waktunya untuk menjual, selain itu juga hasilnya tidak akan maksimal. Menurut saya, 2 sampai 4 saham itu sudah banyak tergantung dari besarnya dana anda.
  3. Tradingkan saham yang memiliki risk:reward ratio = 1:3. Jadi atas 1 resiko yang anda bayar, anda akan mendaptkan keuntungan 3 kali lipat.
  4. Jika anda orang yang agresif, tidak ada salahnya jika anda mengambil posisi kecil terlebih dahulu sebelum sinyal buy muncul. Setelah harga break dari pola grafiknya, baru ambil banyak. Kalau koreksi, bisa ambil tapi sedikit saja.
Nah, sesudah panjang lebar dalam money management mari kita bahas yang berikutnya : Disiplin. Apa artinya?? Saya rasa anda semua sudah tahu artinya disiplin. Jika anda sudah menetapkan suatu trading planatau strategi, ya lakukan dong!! Jangan diubah-ubah atau dilanggar karena tergiur saham lain yang sudah naik puluhan bahkan ratusan persen hanya dalam beberapa hari. Trus, anda tinggalkan saham anda yang sebenarnya bagus itu dan “berselingkuh” dengan saham lain yang malah sebenarnya sudah ada sinyal jual. Jangan mudah dipanas-panasi oleh berita di televisi, koran, majalah, dari analis, teman anda, atau bahkan saya sendiri. Jadikan mereka sebagai referensi bukan untuk mengambil posisi. Plan your work, work your plan…..
Sebagai penutup, semua saran saya di atas bukanlah aturan baku. Sesuaikan dengan gaya trading anda masing-masing. Jika anda sudah semakin mahir, maka tidak ada salahnya untuk memodifikasi strategi trading dan money management anda sewaktu-waktu. Hal ini bukan berarti anda adalah orang yang tidak disiplin kok, namun memang terkadang langkah ini perlu untuk dilakukan karena market sangat cepat untuk berubah. Lakukan asalkan anda tahu betul apa yang anda lakukan. Good Luck

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: