MOVING AVERAGE

Moving Average – Tips dan Trik

 

Moving Average atau pergerakan rata-rata adalah salah satu indikator yang paling sering digunakan dalam analisis teknikal. Konsepnya mudah saja, yakni hanya menambahkan seluruh harga penutupan pada periode tertentu dan kemudian membaginya dengan jumlah periode. Saya rasa anda sudah sangat paham bagaimana untuk mencari rata-rata kan…
Dilihat dari cara terbentuknya, maka moving average ini termasuk dalam trend following indicator karena selalu bergerak mengikuti tren harga yang ada. Jika harga bergerak naik, maka lambat laun moving average juga akan mengikuti. Semakin kecil periode yang anda gunakan dalam moving average, maka semakin sensitif pada pergerakan harga.
Moving average yang umumnya sering digunakan oleh para investor atau trader adalah simple moving average, yakni hanya menambahkan seluruh harga penutupan pada periode tertentu dan kemudian membaginya dengan jumlah periode. Mungkin alasan penggunaannya adalah mudah untuk dihitung. Namun sekarang terdapat beberapa perkembangan dari moving average, beberapa yang sering disebutkan adalah weighted moving average (WMA) dan exponential moving average (EMA). Weighted moving average adalah moving average yang memberikan pembobotan lebih pada periode yang paling terakhir terjadi. Para pengguna indikator ini yakin bahwa harga yang terakhir terjadi adalah harga yang paling relevan untuk digunakan dalam memprediksi pergerakan berikutnya. Sebagai ilustrasi, jika anda akan membeli rumah tentu anda akan mengecek berapa harga terakhir dari rumah tipe idaman anda. Tentu yang anda akan cek adalah harga terakhir, semakin up to date semakin baik. Kalau anda ingin sinyal buy dan sinyal sell yang lebih cepat, maka gunakanlah WMA.
Selanjutnya ada juga exponential moving average. Exponential moving average ini hampir serupa dengan weighted moving average, namun moving average ini memperhitungkan semua harga dari harga saham pertama kali diterbitkan. Kemudian diberi pembobotan dimana harga saham pada periode yang lama pembobotannya akan semakin kecil atau menurun secara eksponen.
Kalau anda mau tahu rumus dari kedua moving average unik ini, silakan klik disini. Anda tidak perlu hafal rumusnya lo, kan program teknikal yang ada sudah menyediakannya dengan praktis. Tinggal klik semua beres… Anda hanya perlu tahu esensi dari ketiga moving average tersebut. Jangan bingung mau pakai yang mana, itu semua tergantung anda dan strategi trading anda.

Pemilihan periode yang tepat pada moving average akan sangat membantu anda dalam menentukan tren harga dari saham tersebut. Jadi kalau anda sudah menemukannya maka tinggal ikuti saja trennya. Contohnya seperti ini :
Hanya saja menggunakan metode seperti ini memeliki banyak kelemahan. Moving average sangat jelek dalam mengidentifikasi tren yang sedang sideways. Moving average cenderung banyak melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi tren yang sideways. Berikut contohnya :
Hanya saja menggunakan metode seperti ini memeliki banyak kelemahan. Moving average sangat jelek dalam mengidentifikasi tren yang sedang sideways. Moving average cenderung banyak melakukan kesalahan dalam mengidentifikasi tren yang sideways. Berikut contohnya :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: