HEAD & SHOULDER

Terdengar seperti nama shampo kan? Pola ini adalah pola favorit saya. Jarang sekali pola ini gagal. Ada dua jenis dari pola ini, yakni head and shoulder top dan head and shoulder bottom. Jika head and shoulder top, maka harga akan akan memiliki 3 puncak dimana puncak yang tengah akan lebih tinggi dibanding dua puncak lainnya.  Ini merupakan pertanda market akan segera mulai bearish. Umumnya pola ini muncul pada akhir dari bullish yang panjang. Pola ini muncuk sebagai bentuk dari proses distribusi (penjualan saham) dari investor yang well informed ke investor awam.
 
Jika head and shoulder bottom akan sama saja, namun terdiri dari 3 lembah dimana lembah yang tengah akan lebih rendah dari dua lembah sisanya. Ini pertanda market yang akan segera bullish. Proses ini menggambarkan proses akumulasi saham oleh investor yang well informed.
 
Garis merah pada gambar di atas merupakan garis neck line atau dapat disebut titik break out. Garis ini adalah garis yang sangat penting karena jika tertembus maka itu pertanda harga akan berbalik arah. Volume yang meningkat drastis pada saat break akan lebih baik karena akan menambah “daya gedor” dari pergerakan berikutnya. Pada dunia nyata, model dan bentuk dari pola head and shoulder tentu tidak akan sesempurna seperti gambar di atas. Selain itu, seringkali harga setelah break akan kembali ke daerah sekitar garis neck line-nya sebelum meneruskan trennya. Berikut adalah contoh-contoh head and shoulder yang pernah ditemukan pada saham-saham di Indonesia :
 
  
Target price minimum yang dapat dicapai dari pola ini setelah harga break dari polanya adalah sama dengan jarak harga dari head ke neck line. Tapi menurut saya hal ini sudah tidak terlalu relevan. Pada head and shoulder top di Indonesia, saya banyak menemukan bahwa target price yang dicapai seringkali tidak sampai dari minimun target yang seharusnya. Sedangkan pada head and shoulder bottom yang sering terjadi adalah harga terus bergerak jauh melampaui target pricenya. Oleh karena itu persentajai diri anda dengan dasar-dasar penetuan tren harga untuk menentukan exit strategy yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: