CHART PATTERN

Chart Pattern atau pola grafik adalah salah satu analisis teknikal paling klasik yang pernah ada di dunia. Metode ini sebenarnya simpel, hanya mengamati pola pada grafik pergerakan harga untuk memprediksi pergerakan di masa depan. Saat ini, chart pattern masih tetap digunakan meski tidak sesering dulu karena tingginya tingkat subyektifitas dan sulitnya mengukur tingkat efektifitas dari metode ini. Saya sendiri menggunakan metode chart pattern hanya sebagai pelengkap metode analisis modern. Saya rasa ada baiknya bagi anda yang baru mengenal chart pattern ini juga memakainya hanya sebagai pelengkap. Tradingkanlah pattern yang memang benar-benar jelas terlihat mata. Jangan menghabiskan waktu anda untuk mencari-cari pattern yang sebenarnya memang tidak ada.

Chart pattern ini terbentuk bukanlah karena karena kebetulan, tetapi diyakini merupakan gambaran piskologis para pelaku pasar yang tercermin dari pergerakan harga. Manusia sebagai pelaku utama yang menggerakkan pasar, memiliki suatu pola pikir yang cenderung berulang dari waktu ke waktu. Ada 3 faktor sisi psikologis manusia yang membuat harga bergerak, yakni hope (harapan), fear (ketakutan), greed (keserakahan). Pertama-tama orang membeli suatu saham karena memiliki harapan bahwa dia akan mendapatkan keuntungan, setelah harganya naik keserakahannya mulai timbul. Sang investor mulai berpikir mengapa dia tidak membeli dalam jumlah banyak waktu pertama kali membeli dan kemudian menambah posisinya. Setelah harga mulai turun sedikit, sekarang yang timbul adalah rasa takut. Sang investor takut akan kehilangan uangnya atau profit yang sudah didapat, jadi ketika harga terus tergerus turun maka dia akan menjualnya. Siklus ini akan terus berulang dan pada akhirnya siklus ini tercermin pada harga dengan terbentuknya chart pattern tersebut.

Saya hanya akan memperkenalkan chart pattern yang umum ada di pasar modal Indonesia, jika anda ingin mempelajari lebih dalam tentang chart paaten silahkan membaca “Technical Analysis of Stock Trends” karangan Robert D. Edwards & John Magee atau “Encyclopedia of Chart Patterns” karangan Thomas N. Bulkowski. Sedikit tips dari saya, selama ini saya hampir tidak pernah menunggu harga break dari chart patternnya (lepas dari polanya). Karena seringkali harga break diikuti dengan harga saham yang naik dengan sangat tinggi pada momen tersebut. Resiko akan menjadi tinggi dan tentu saja ini bukan trading yang baik. Sebisa mungkin siapkan indikator terbaik yang dapat anda pakai untuk mendeteksi pergerakan harga. Untuk lebih jelasnya maka mari kita lihat satu-persatu :

HEAD AND SHOULDERS
TRIANGLE
DOUBLE BOTTOM AND TOP 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: